Kamis, 05 Desember 2013

Harga Mobil Bekas :
Masalah “Keberengsekan”

            Orang sudah memperhatiakn bahwa mobil baru yang turun nilainya secara drastis pada tahun pertama pengguanaannya merupakan para konsumen lebih suka dengan model dan gaya yang baru dan bersedia membayar mahal untuk model yang muktahir dalam segala hal.  Profesor George Akerlof, dari Universitas California, menuraika satu uraian yang lain berdasarkan dalil bahwa utilitas (faedah) yang diharapkan dari mobil yang berusia setahun yang dibeli di pasar mobil  bekas, akan lebih rendah dari utilitas rata-rata mobil berusia setahun. Camkan teori berikut ini.
            Setia model khusus mobil-mobil tahun tertentu akan mencakup proporsi “mobil brengsek” tertentu, yait mobil yang mempuyai satu cacat berat atau ebih. Para pembeli mobl- mobil baru dan model tertentu menghadapi kemungkinan mobil mereka merupakan “mobil brengsek”. Mereka yang sial dan membeli mobil semacam itu cenderung menjualnya kembali, sedangkan mereka yang mujur membeli mobil yang kualitasnya bagus.  Oleh karena itu, di pasar mobil bekas akan terdapat “mobil brengsek” denga jumlah yang besar.  Demikian pula, tidak semua mobil dikendara dengan cara yang sama. Mobil yang sering dipakai beoergia jarak jauh atau dipakai di jalan yang kondisinya buruk akan lebih bayak diperdagangkan atau dijual sebagai mobil bekas. Mobil yang dipakai di jalan-jalan bagus, di pasar mobil bekas jumlahnya lebih  sedikit.
            Jadi para pembel mobil bekas segera saja mengesampingkan mobil-mobil yang bermutu rendah. Lainhalnya dengan para penjual, mereka segera menemkan alasan untuk menyebutkannya sebagai mobil bermutu tinggi (“pemiliknya seorang dokter wanita yang hanya memakainya hanya pada hari minggu”) karena sangat sulit menemukan mana yang mobil brengsek sebelum membelinya, pembeli hanya bersedia membeli mobil bekas dengan harga yang cukup rndah untuk mengmbangi resiko kemungkinan membeli mobil bekas yang bermutu rendah.
            Ini merupakan reaksi konsumen yang rasional terhadap ketidakpastian dan barangkal  menjelaskan mengapa mobil-mobil yang berusia setahun biasanya dijual lebih rendah dari pada nilai mobil itu menurut perhitungan penyusutan fisik setahun ntuk rata-rata mobil dengan model sejenis. Penjualan dengan harga yang jauh lebih rendah itu mencerminkan dengan utilitas yang lebih rendah yang dapat diperkirakan pembeli mobil bekas karena tinggi kemungkinannya bahwa mobil itu termasu “mobil brengsek”


Tidak ada komentar:

Posting Komentar