Makna Pertumbuhan Produktivitas
Ilmu ekonomi adalah ilmu yang
mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran. Inti
masalah ekonomi adalah adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas
dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas. Malthus dan para ahli ekonomi lainnya bahwa
tekanan manusia, yang semakin lama semakin banyak terhadap sumberdaya dunia
yang terbatas akan menyebabkan turunnya keluaran per orang. Sejarah manusia
akan menyaksikan orang yang jumlahnya semakin lama semakin banyak, hidu semakin
memburuk, sehingga sebagian manusia tidak dapat diselamatkan dari kelaparan dan
penyakit.
Ramalan
ini terbukti salah bagi negara-negara industri karena dua alasan. Pertama,
penduduk tidak meningkat secepat yang diramalkan para ahli ekonomi dahulu kala
yang menulis sebelum teknik-teknik pengendalian kelahiran dignakan secara
luas. Kedua, pengetahuan mumi dan teknik
terapan telah berkebang demikian cepat selama 150 tahun terakhr sehingga
kemamuan kita untuk mendapatkan hasil yang lebih banyak dari sumberdaya yang
terbatas elah berkembang lebih cepat ketimbang penduduk, yaitu, kita telah
mengalami pertumbuhan dalam produktivitas.
Pertumbuhan produktivitas
memungkinkan kenaikan output per orang dan dengan demikian menunjang naiknya
standar hidup.
Kenaikan produktivitas merupakan faktor
pendorong yang sangat kuat bagi naiknya standar hidup yang sekarang ini, maka
mereka akan berpendapat bahwa hal itu mustahi. Tingkat kenaikan sedang-sedang
saja dalam produktivitas, yaitu 2,0 % / tahun, akan menyebabkan kenaikan dua
kali lipat dalam keluaran per tenaga kerja setiap 35 tahun. Produktivitas di
Amerika Serikat meningkat lebih besar
selama abad dua puluh ini.
Di
negara-negara lain laju pertumbuhan bahkan lebih tinggi lagi. Produktivitas d
Jerman sejak tahun 1945 sampai 1980 naik 5% / tahun. Ini berakibat pada
peningkatan output sebanyak dua kali lipat selama 14 tahun. Di Jepang, laju
produktivitas mingkat lebih dari 9% / tahun, sehingga output per jam tenaga
kerja hampir setiap 8 tahun meningkat menjadi dua kali lipat. Di banyak negara,
termasuk Amerika Serikat, pertumbuhan produktivitas pada tingka yang stabil
dianggap pasti sebagai sumber otomatis bagi standar hidup untuk selalu meningkat.
Kemudian,
selama tahun 1970-an, kenaikan aju produktivitas turun drastis dibadingkan
dengan masa yang lalu. Kemudian ini terjadi di seluruh dunia teta dengan
tingkat yang berbeda, namun di Amerika Serikat dan Kanada lah yang paling
gawat, malahan, dari tahun 1977- 1982 produktivitas Amerika dalam sektor nonPertanian
tidak naik sama sekali. Sejak tahun 1982pertumbuhan produktivitas bangkit
kembali sebesar 2% / tahun. Perlu diselidiki apakah kemunduran dipandang
sebagai kejadian yang terjadi sekali saja atau pergandaan setiap generasi
dipandang sebagai akibat masa lalu.
Penurunan secara
permanen yang terjadi pada pertumbuhan produktivitas akan berakibat gawat. Turunnya
pertumbuhan produktivitas mengandung makna bahwa biaya hidup bertambah lebih
lambat, atau sesungguhnya berkurang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar