Minggu, 08 Desember 2013

EKONOMI

Makna Pertumbuhan Produktivitas

Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran. Inti masalah ekonomi adalah adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas.  Malthus dan para ahli ekonomi lainnya bahwa tekanan manusia, yang semakin lama semakin banyak terhadap sumberdaya dunia yang terbatas akan menyebabkan turunnya keluaran per orang. Sejarah manusia akan menyaksikan orang yang jumlahnya semakin lama semakin banyak, hidu semakin memburuk, sehingga sebagian manusia tidak dapat diselamatkan dari kelaparan dan penyakit.           
            Ramalan ini terbukti salah bagi negara-negara industri karena dua alasan. Pertama, penduduk tidak meningkat secepat yang diramalkan para ahli ekonomi dahulu kala yang menulis sebelum teknik-teknik pengendalian kelahiran dignakan secara luas.  Kedua, pengetahuan mumi dan teknik terapan telah berkebang demikian cepat selama 150 tahun terakhr sehingga kemamuan kita untuk mendapatkan hasil yang lebih banyak dari sumberdaya yang terbatas elah berkembang lebih cepat ketimbang penduduk, yaitu, kita telah mengalami pertumbuhan dalam produktivitas.


Pertumbuhan produktivitas memungkinkan kenaikan output per orang dan dengan demikian menunjang naiknya standar hidup.


          Kenaikan produktivitas merupakan faktor pendorong yang sangat kuat bagi naiknya standar hidup yang sekarang ini, maka mereka akan berpendapat bahwa hal itu mustahi. Tingkat kenaikan sedang-sedang saja dalam produktivitas, yaitu 2,0 % / tahun, akan menyebabkan kenaikan dua kali lipat dalam keluaran per tenaga kerja setiap 35 tahun. Produktivitas di Amerika Serikat meningkat  lebih besar selama abad dua puluh ini.
            Di negara-negara lain laju pertumbuhan bahkan lebih tinggi lagi. Produktivitas d Jerman sejak tahun 1945 sampai 1980 naik 5% / tahun. Ini berakibat pada peningkatan output sebanyak dua kali lipat selama 14 tahun. Di Jepang, laju produktivitas mingkat lebih dari 9% / tahun, sehingga output per jam tenaga kerja hampir setiap 8 tahun meningkat menjadi dua kali lipat. Di banyak negara, termasuk Amerika Serikat, pertumbuhan produktivitas pada tingka yang stabil dianggap pasti sebagai sumber otomatis bagi standar hidup untuk selalu meningkat.
            Kemudian, selama tahun 1970-an, kenaikan aju produktivitas turun drastis dibadingkan dengan masa yang lalu. Kemudian ini terjadi di seluruh dunia teta dengan tingkat yang berbeda, namun di Amerika Serikat dan Kanada lah yang paling gawat, malahan, dari tahun 1977- 1982 produktivitas Amerika dalam sektor nonPertanian tidak naik sama sekali. Sejak tahun 1982pertumbuhan produktivitas bangkit kembali sebesar 2% / tahun. Perlu diselidiki apakah kemunduran dipandang sebagai kejadian yang terjadi sekali saja atau pergandaan setiap generasi dipandang sebagai akibat masa lalu.


Penurunan secara permanen yang terjadi pada pertumbuhan produktivitas akan berakibat gawat. Turunnya pertumbuhan produktivitas mengandung makna bahwa biaya hidup bertambah lebih lambat, atau sesungguhnya berkurang.  
           


Tidak ada komentar:

Posting Komentar